Langsung ke konten utama

Array

Posted by : Bayu Aji Atmojo
Array adalah sekumpulan data yang mempunyai nama variabel dan tipe data yang sama. karena mempunyai nama variabel yang sama, maka untuk membedakan data yang satu dengan yang lainnya maka digunkanlah nomor index. Bayangkan jika dalam program kita membutuhkan variabel yang banyak, misalnya 100 variabel. Maka, kalau kita harus mendeklarasikan satu-persatu hal ini akan kurang effisien. Maka di Java ada konsep yang dinamakan dengan array. Untuk memberikan keterangan yang jelas mengenai array maka dapat digambarkan sebagai berikut:
array
ARRAY
Deklarasi Array
Untuk mendeklarasikan array bisa digunakan beberapa cara sebagai berikut:
Tidak menyebutkan berapa jumlah elemen array. Untuk menyatakan berapa elemen dalam array, bisa diberikan setelah pendeklarasian. Format umumnya sebagai berikut:
typeData[] namaArray;
atau bisa juga
typeData namaArray[];
Kurung siku bisa ditulis setelah tipeData atau namaArray-nya.
Contoh:
int[] bilangan;
atau
int bilangan[];
Untuk menyatakan berapa elemen dalam array gunakan format umum sebagai berikut:
namaArray = new tipeData[jumlahElemen];
contoh:
bilangan = new int[10];
Dengan menyebutkan berapa jumlah elemen array yang dibuat. Untuk mendeklarasikan array dengan menyebutkan jumlah elemen yang bisa dimuat dalam array, menggunakan format umum sebagai berikut:
tipeData[] namaVariabel = new tipeData[jumlahElemen];
contoh:
int[] bilangan = new int[10];
Tidak menyebutkan berapa jumlah array tetapi langsung mengisinya dengan elemen-elemen array-nya. Format umumnya adalah sebagai berikut:
tipeData[] namaVariabel = {elemenKe-1, elemenKe-2, elemenKe-3, ..., elemenKe-n}
contoh
int[] bilangan = {9,7,6,3,5}
Perlu diketahui bahwa index array di Java di mulai dari 0, bukan dari 1. Sehingga apabila suatu array mempunyai kapasitas 10 elemen, maka nomor index-nya dimulai dari 0 sampai 9. Kalau array bisa kapasitasnya n elemen, maka nomor index-nya dimulai dari 0 sampai n-1.
Memberikan nilai pada array
Untuk memberikan nilai pada array, dengan cara menyebutkan nomor index-nya. Ingat, bahwa array bisa menampung data lebih dari satu dan setiap elemennya mempunyai nomor index untuk membedakan dengan elemen yang lain. Format umum untuk memberi nilai array pada nomor index tertentu adalah sebagai berikut:
namaArray[nomorIndex] = nilai;
contoh
bilangan[0] = 5;
Maksud dari pernyataan di atas adalah, array dengan nama bilangan pada index ke-0 diisi dengan nilai 5.
contoh lain:
bilangan[1] = 7;
bilangan[2] = 4;
bilangan[3] = 6;
Mengetahui elemen array
Untuk mengetahui elemen array pada index tertentu, maka bisa digunakan format umum sebagai berikut:
namaArray[noIndex];
contoh:
bilangan[3];
misalnya kalau digunakan dalam statement berikut:
System.out.println(bilangan[3])
maka di layar akan ditampi elemen array bilangan pada index ke-3.
Mengetahui kapasita (elemen) array
Untuk mengetahui kapasitas (jumlah) elemen yang bisa ditampung array digunakan method length, bentuk umumnya adalah sebagai berikut:
namaArray.length;
contoh:
bilangan.length;
Contoh program:
//Nama Program: Contoh1.java
public static void main(String[] args) {
  public class Contoh1 {
    bilangan = new int[10];
    int[] bilangan;
    bilangan[0] = 5;
    bilangan[1] = 6;
    bilangan[2] = 9;
    bilangan[3] = 8;
    bilangan[4] = 7;
    bilangan[5] = 2;
    bilangan[6] = 3;
    bilangan[7] = 4;
    bilangan[8] = 1;
    for(int x=0; x < bilangan.length; x++) {
      System.out.println("arrayx" + "["+ x + "]" + " = " + bilangan[x]);
    }
    System.out.println("kapasitasy = " + bilangan.length);
  }
}
output program:
array index[0] = 5
array index[1] = 6
array index[2] = 9
array index[3] = 8
array index[4] = 7
array index[5] = 2
array index[6] = 3
array index[7] = 4
array index[8] = 1
array index[9] = 0
kapasitas array = 10
Pada program Contoh1.java data array diisi langsung dalam program dengan mengakses masing-masing nomor indeks-nya. Untuk menampilkan datanya menggunakan perulangan for… Array dengan tipe data integer yang pada nomor indeks tertentu  tidak diisi data, akan diisi dengan nilai default0.
contoh lain:
//Nama Program: Contoh2.java
import javax.swing.JOptionPane;
public class Contoh2 {

  public static void main(String[] args){
    int[] data = new int[5];
    int index;

    for(index=0; index<=data.length-1; index++) {
    data[index] = Integer.parseInt(JOptionPane.showInputDialog("data ke-" + (index+1)));
    }
    for(index=0; index<=data.length-1; index++) {
    System.out.println("data[" + index + "]" + " = " + data[index]);
    }

  }

}
output program:
pengisian data pada nomor indeks ke-0
pengisian data pada nomor indeks ke-0
pengisian data pada nomor indeks ke-0
pengisian data pada nomor indeks ke-1
pengisian data pada nomor indeks ke-2
pengisian data pada nomor indeks ke-2
pengisian data pada nomor indeks ke-3
pengisian data pada nomor indeks ke-3
pengisian data pada nomor indeks ke-4
pengisian data pada nomor indeks ke-4
data[0] = 8
data[1] = 5
data[2] = 9
data[3] = 6
data[4] = 1
Penjelasan:
Pada program Contoh2.java, untuk pengisian elemen data pada indeks tertentu digunakan looping for… dan untuk pengisiannya dilakukan oleh user pada saat menjalankan program. Untuk menampilkan GUI input data digunakan class JOptionPane.showInputDialog(). Setelah semua data di-inputkanmaka ditampilkan dalam mode console menggunakan looping for… juga.
//Nama Program: Contoh3.java
import javax.swing.JOptionPane;
public class Contoh3 {

  public static void main(String[] args) {

    int index = 0;
    boolean ada = false;
    int[] data = new int[5];

    data[0] = 1;
    data[1] = 2;
    data[2] = 3;
    data[3] = 4;
    data[4] = 5;

   int cari = Integer.parseInt(JOptionPane.showInputDialog("Cari data = "));
   for(index=0; index<=data.length-1; index++) {
     if(data[index]==cari) {
     ada = true;
     break;
     }
   }

   if (ada == true)
     JOptionPane.showMessageDialog(null,"ada di index data " + "[" + index + "]");
   else
    JOptionPane.showMessageDialog(null,"tidak ada");
  }

}
output program:
input data yang dicari
input data yang dicari
data ditemukan dalam array di inedeks ke-4
data ditemukan dalam array di inedeks ke-4
input data yang dicari
input data yang dicari
dalam array tidak ditemukan data yang dicari (7)
dalam array tidak ditemukan data yang dicari (7)
Penjelasan:
Pada program Contoh3.java, Pengisian data array dilakukan langsung dalam program dengan mengakses nomor indeks-nya. Untuk pencarian data digunakan teknik skuensial, yaitu menelurusi satu-persatu data dalam array yang dicocokan dengan data yang dicari, mulai dari indeks ke-0 sampai indeks yang terakhir menggunakan looping for… Data yang dicari di-input-kan oleh user pada saat menjalankan program menggunakan GUI classJOptionPane.showInputDialog(). Jika data yang dicari ditemukan dalam array pada indeks tertentu maka akan ditampilkan pesan “ada di index data[4]“, yang maksudnya adalah data yang dicari ditemukan dalam array dengan nama data pada indeks ke-4. Sebaliknya jika data tidak ditemukan, maka ditampilkan pesan “tidak ada”

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Aktivasi Corel Draw X4 dengan Crack

Aktivasi Corel Draw X4 dengan Crack Bagi teman yang punya Applikasi Corel Draw, dan tidak bisa dibuka karena teman tidak punya Serial number.. silahkan Baca ya di Blog saya :D .. Banyak sekali orang yang membicarakan tentang hal ini.. (Crack Corel Draw mana sih? gimana?) begitu mereka mengetahuinya, mereka langsung sedot dari Internet dan Menerapkannya di Komputer / Laptop Sendiri :D.. Baiklah, sekarang saya ingin memberi tahu akan cara menggunakan Crack pada Corel Draw X4  :) Disabled Alat dan Bahan : Crack PSIKey_2.dll Cara Kerja: 1. Install Corel Draw X4 2. Usahakan jangan mengisi lisensi kode / kode apapun 3. Ketika anda telah Menyelesaikan proses Installasi, pergi ke direktori berikut: <Drive_Patch>\Program Files\Corel\CorelDRAW Graphics Suite X4\Programs 4. Pindahkan File Crack kedalam Direktori diatas dan pilih "Replace". 5. Jalankan Program Corel Draw X4 6. Enjoy B) jika corel draw tersebut tidak dapat Save,Export,Import,Cut,Copy,...

Cara Install Patch 6.0 PES 2013 dan trik menyelesaikan beberapa error di PES 2013.

Cara Install Patch 6.0 PES 2013 dan trik menyelesaikan beberapa error di PES 2013. Assalamu'alaikum sobat. sekarang saatnya kita install Patch 6.0. tapi semua bahan-bahannya harus sudah di download terlebih dahulu ya. Caranya: Kalau sobat sudah pernah install patch sebelumnya, buka C:\Program Files (x86)\KONAMI\Pro Evolution Soccer 2013 dan hapus folder "kitserver 13" , file "rld.dll" dan "pes2013.exe"- jika belum pernah install patch nya silahkan skip langkah ini.  Ekstrak file dengan menggunakan WinRAR. Caranya, klik kanan pada file .part1 dan pilih "extract here" Double klik Installer.exe hasil ekstrak file .part1 tadi. ikuti langkah selanjutnya dan pastikan sobat memilih folder C:/Program Files (x86)/KONAMI/Pro Evolution Soccer 2013 Rename pes2013_100.exe menjadi pes2013.exe Rename rld_100.dll menjadi rld.dll Buka game nya pada pes2013.exe . jika tidak berhasil klik kanan dan pilih run as administrator *error* "Error when starting...